Menggantung di antara malam-malam bisu,
Tercekik dalam sunyi, tenggelam tanpa suara,
Seperti luka yang tak pernah benar-benar sembuh.
- Tubuh ini bukanlah medan perang,
Namun tangan-tangan itu datang tanpa permisi,
Mencabik, melukai, merenggut paksa,
Merampas hak yang seharusnya tak pernah mereka jamah.
- Suara-suara asing berbisik di telinga,
Mengaburkan batas antara rasa takut dan sakit,
Membiarkan rasa malu menggelayut di sudut hati,
Mengukir trauma dalam ingatan yang tak pernah pergi.
- Mereka katakan, "Diam saja,"
Tapi di balik diam ini, ada dunia yang hancur,
Ada jiwa yang patah, yang terbungkam dalam ketidakadilan,
Sementara mereka terus berjalan, bebas, seakan tak bersalah.
- Aku adalah korban, namun aku bukanlah lemah,
Aku bangkit meski penuh luka,
Meski dunia tak selalu berpihak padaku,
Kebenaran akan tetap hidup dalam setiap detik napasku.
- Kepada mereka yang merendahkan martabat manusia,
Ingatlah, ada batas yang tak boleh kau lewati,
Dan meski aku tersakiti, aku tak akan tunduk,
Aku akan berdiri, dan melawan dalam bisu yang kini menjadi nyaring.